Social Icons

twitterfacebookgoogle pluslinkedinrss feedemail

Senin, 30 Juni 2008

SELAMAT KEPADA LULUSAN SMK NEGERI 8 SURABAYA

Hari ini bertempat di aula SMK Negeri 8 Surabaya sebanyak 219 siswa dari jurusan Restoran , Tata Busana, Tata Kecantikan Kulit dan Rambut di "wisuda" oleh Kepala Sekolah Dra. Ninik Sulistianik.

Dalam kesempatan itu kepala sekolah mengucapkan syukur kepada Allah SWT karena kelulusan tahun ini mencapai 100%, hal tersebut tidak lepas dari kerja keras siswa, guru dan peran aktif orang tua juga.

Harapannya kepada alumni kali ini segera mendapatkan pekerjaan yang layak dan dapat bermanfaat bagi masyarakat di sekitarnya.

Selamat atas wisuda siswa SMK Negeri 8 Surabaya tahun pelajaran 2007-2008.

Rabu, 25 Juni 2008

INFORMASI PENERIMAAN SISWA BARU (PSB)

INFORMASI PENERIMAAN SISWA BARU (PSB)

SMK NEGERI 8 SURABAYA

I. Ketentuan Umum

1. Pelaksanaan PSB secara Online

2. Calon siswa telah lulus SMP/MTs atau lulus Program Paket B yang setara dengan SMP

3. Calon dari luar kota Surabaya harus ada Rekomendasi dari Dinas Pendidikan Kota Surabaya.

4. Usia setinggi-tingginya 21 tahun pada bulan Juli 2008-06-23

5. Calon pendaftar lulus tahun 2007 dan sebelumnya harus ada Rekomendasi dari Dinas Pendidikan Kota Surabaya

6. Dasar Penerimaan siswa dari Rangking DANUN/SKHUN

7. Calon pendaftar dapat memilih 2 jurusan pada satu sekolah SMK N 8 Surabaya

II. Pengambilan Formulir Pendaftaran

1. Pengambilan Formulir di SMK N 8 Surabaya tanggal 3 s.d. 5 Juli 2008 jam 08.00 s.d. 12.00 WIB dengan membawa SKHUN Asli dan menyerahkan fotocopy SKHUN satu lembar

2. Calon pendaftar datang sendiri.

3. Bagi calon pendaftar dari luar kota Surabaya dan lulusan 2007 atau sebelumnya selain menyerahkan DANUN./SKHUN asli juga menunjukkan Surat Rekomendasi dari Dinas Pendidikan Kota Surabaya

III. Pendaftaran Pengembalian Formulir

1. Tanggal 7 s.d. 9 Juli 2008 jam 08.00 s.d. 12.00 WIB

2. Calon siswa datang sendiri

3. Formulir telah diisi dengan lengkap

4. Menyerahkan :

a. DANUN/SKHUN asli

b. Fotokopi ijazah/STTB yang telah dilegalisir sekolah 2 lembar c

. Surat keterangan Sehat dari Dokter yang menyatakan tinggi badan, berat badan, tidak buta warna dan tidak cacat fisik

d. Foto hitam putih ukuran 3 x 4 cm sebanyak 4 lembar

e. Tinggi Badan minimal untuk jurusan Restoran, Akomodasi Perhotelan dan Tata Kecantikan Kulit dan Rambut: Putra : 160 cm Putri : 155 cm

IV. Jurusan yang ada di SMK N 8 Surabaya

1. Restoran

2. Patiseri

3. Akomodasi Perhotelan

4. Tata Busana

5. Garmen

6. Tata Kecantikan Kulit

7. Tata Kecantikan Rambut

V. Lain-lain

1. Pelaksanaan Rekomendasi di Diknas Kota Surabaya tanggal 23 s.d. 26 Juni 2008 2. Pengumuman penerimaan siswa baru tanggal 11 Juli 2008

3. Daftar Ulang bagi yang diterima tanggal 11 s.d. 12 Juli 2008

4. Pelaksanaan MOS tanggal 14 s.d. 16 Juli 2008 VI.

Hal-hal yang belum jelas dapat ditanyakan pada Panitia Surabaya, Juni 2008

Kepala Sekolah

Dra. Ninik Sulistianik

Pembina Tk. I

NIP. 130 806 180

Senin, 23 Juni 2008

Ketentuan PSB Tahun 2008/2009


1. Pendaftaran calon siswa baru SMP/SMA/, dilakukan secara perorangan atau kolektif oleh sekolah asal di Sub Rayon Kawasan Sekolah Asal.
2. Pendaftaran calon siswa baru SMK, dilakukan secara perorangan di SMK yang di tuju oleh orang tua/calon siswa.
3. Calon siswa baru SMP dapat memilih Sekolah pada 1 (satu) Sub Rayon dalam Wilayah Kawasan dan diberi peluang memilih 1 (satu) Sekolah pada Sub Rayon dalam satu Wilayah Kawasan atau diluar Wilayah Kawasan SMP.

4. Calon siswa baru SMA dapat memilih Sekolah pada 1 (satu) Sub Rayon Wilayah Kawasan dan diberi peluang memilih 1 (satu) Sekolah pada Sub Rayon dalam satu Wilayah Kawasan atau diluar Sub Rayon Wilayah Kawasan SMA .
5. Calon siswa baru SMK dapat memilih pada 1 (satu) SMK maksimal 2 (dua) Program Keahlian
6. Calon Siswa Baru SMP/SMA Dalam Kota Surabaya Sub Rayon Kawasan Berdasarkan Sekolah Asal
7. Pendaftaran calon siswa baru SMP/SMA dari luar Kota Surabaya , dilakukan secara perorangan oleh Calon Siswa/Orang Tua Siswa di Sub Rayon Kawasan
8. Pendaftaran calon siswa baru SMK dari luar Kota Surabaya , dilakukan secara perorangan di SMK yang di tuju oleh calon siswa
9. Calon siswa baru SMA/SMK dari Luar Kota Surabaya harus memperoleh Rekomandasi Mutasi Rayon dari Dinas Pendidikan Kota Surabaya yang merupakan hasil seleksi Akademis dan Administrasi
10.Seleksi Akademis dan Administrasi untuk calon siswa dari Luar Kota Surabaya dilaksanakan sebelum Penerimaan Siswa Baru (PSB) diselenggarakan
11.Calon peserta dari luar Kota Surabaya dalam satu Propinsi, harus mendapat Rekomendasi dari Dinas Pendidikan Kab./Kota Asal dan Dinas Pendidikan Kota Surabaya
12.Calon peserta dari luar propinsi Jawa Timur harus mendapat Rekomendasi dari Dinas Pendidikan Kab / Kota / Propinsi Asal selanjutnya ke Dinas Pendidikan & Kebudayaan Propinsi Jawa Timur dan Dinas Pendidikan Kota Surabaya
13.Calon Siswa Baru SD/SMP/SMA/SMK Dari Luar Kota Surabaya penentuan Sub Rayon Kawasan Berdasarkan Domisili Tempat Tinggal di Surabaya dengan bukti KK, atau Surat Keterangan RT, RW, Lurah .
Calon siswa baru SMP/SMA/SMK lulusan sebelum tahun pelajaran 2007/2008 harus medapat rekomendasi dari Dinas Pendidikan Kota Surabaya
14.Calon Siswa Baru yang dinyatakan diterima dan tidak daftar ulang sampai batas waktu yang ditetapkan maka dinyatakan gugur/mengundurkan diri

Senin, 09 Juni 2008

Dispendik Terus Gandeng Industri


Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya intensif berburu rekanan dari dunia industri. Upaya menggandeng dunia industri itu bagian dari peningkatan kompetensi siswa. Terutama, para siswa di sekolah kejuruan.Kemarin (6/6), Dispendik giliran menerima bantuan dari Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) berupa engine trainer motor di Kantor Yamaha, Jalan Basuki Ramat 45. Rencananya, bantuan tersebut diberikan kepada SMKN 2 Surabaya. Selain SMKN 2 Surabaya, bantuan serupa diberikan kepada SMK Muhammadiyah 8 Malang dan SMK PGRI 2 Jember. Namun, SMKN 2 Surabaya menerima paling banyak, empat engine trainer. Dua sekolah lain mendapatkan masing-masing dua unit engine trainer.Bantuan untuk kebutuhan praktik para pelajar itu kemarin (6/6) diserahkan Direktur YIMM Henry H. Gani. Bagi Yamaha, bantuan ke sejumlah sekolah tersebut merupakan salah satu bentuk corporate social responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial korporat/perusahaan. (ara/hud)

Selasa, 03 Juni 2008

PSB Kembali ke Sistem Lama

SURABAYA - Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya akhirnya mefinalkan sistem penerimaan siswa baru (PSB) tahun ajaran 2008. Rencana pemberlakuan PSB yang hanya terbatas dalam satu kawasan batal diberlakukan. Dispendik akan menerapkan sistem PSB sama dengan tahun ajaran 2007 lalu. ''Kami kembali ke sistem lama karena sistem tertutup dalam satu kawasan telah mendapatkan respon dari masyarakat. Umumnya mereka belum menyepakati sistem kawasan tertutup itu," kata kepala Dispendik Sahudi kemarin (31/5). Untuk siswa dari SD yang hendak masuk ke SMPN, misalnya. Sistem PSB yang dipakai seperti tahun lalu, calon siswa dapat memilih tiga pilihan SMPN. Untuk dua pilihan, calon siswa diharuskan memilih sekolah pada subrayon (SR) dalam satu kawasan/wilayah. Sedangkan satu pilihan lainnya, diperbolehkan di luar kawasan/wilayah. Contohnya, siswa dari SD yang berlokasi di Kecamatan Genteng yang masuk kawasan/wilayah pusat, maka calon siswa bisa memilih SMPN dalam satu kawasan pusat. Yakni, SMPN 2, 8, 42, 1, 6, 3, 4 dan 27. Untuk dua pilihan, calon siswa harus memilih sekolah-sekolah tersebut. Sedangkan satu pilihan lagi, bisa memilih sekolah di kawasan selatan, timur, utara, atau barat.Untuk mendaftar, para siswa yang ingin masuk kelas reguler cukup menggunakan nilai Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN). Kecuali hendak masuk SMPN yang telah menyandang status SBI (sekolah berstandar internasional), para siswa masih harus dibebani tes lagi. Sekolah tingkat SMP yang menyandang SBI itu adalah SMPN 1 dan SMPN 6. Namun, dua sekolah itu masing-masing hanya menyediakan kuota tiga kelas (per kelas 24 siswa). Menurut Sahudi, dengan sistem PSB tahun lalu memang menyediakan banyak pilihan sekolah bagi calon siswa. Namun, kekurangannya adalah tidak memungkinkan sekolah lain berpacu untuk maju. "Kalau sistem tahun lalu yang maju hanya di kawasan tengah atau pusat saja. Siswa di pusat, akan terus pandai-pandai karena inputnya bagus," jelasnya. Padahal, kata Sahudi, menurut kajian Dispendik, mutu guru di semua kawasan Surabaya saat ini sudah seragam. "Para guru itu juga mengikuti pelatihan bareng-bareng. Jadi, sebenarnya saat ini tak ada yang membedakan antara sekolah tengah dan pinggir," katanya.Meski menunda sistem PSB tertutup dalam satu kawasan tersebut, Sahudi menjanjikan akan menetapkan pada tahun ajaran depan. "Kami upayakan tahun depan sistem itu sudah bisa dimulai. Dengan demikian, kami lebih punya waktu untuk menata kembali kawasan," katanya. Sistem tertutup itu, lanjut dia, sebenarnya diharapkan akan cepat memajukan mutu pendidikan di Surabaya. Dispendik berpandangan bahwa kemajuan pendidikan itu bisa diukur dari input yang baik. "Kalau inputnya menonjol laju pendidikan cepat sekali. Karena siswa pandai menjadi merata atau tidak tersentral di sekolah-sekolah tertentu saja," paparnya.(git/hud)

LBB EPSILON